Salam Sahabat Religi,
Gelar Pelatihan Blended Learning dan Pelatihan Jarak Jauh, Kaban BMBPSDM: Inovasi Sekecil Apapun Adalah Kunci Pelayanan Publik!
Makassar – Balai Diklat Keagamaan Makassar resmi membuka rangkaian Pelatihan Blended Learning (Pelatihan Kerukunan Umat Beragama dan Pelatihan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan) dan Pelatihan Jarak Jauh (Manajemen Zakat dan Pelatihan Media Penyuluhan Berbasis TIK) yang menyasar penguatan kompetensi para penyuluh dan penghulu, ASN, PPPK serta staf Zakat Wakaf. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM (BMBPSDM), Prof. Dr. Muh. Ali Ramdhani, S.TP., M.TP., yang menekankan pentingnya adaptivitas ASN di era digital.
Dalam arahannya, Prof. Ali Ramdhani menggarisbawahi bahwa nilai-nilai dasar seperti integritas, profesionalitas, dan keteladanan bukanlah sekadar jargon, melainkan landasan wajib bagi setiap insan Kementerian Agama, menegaskan bahwa keselarasan antara hati, pikiran, perkataan, dan perbuatan adalah wujud nyata dari integritas seorang abdi negara.
Pelatihan yang diikuti oleh 140 peserta (baik ASN maupun Non-ASN) ini tidak hanya mengejar kompetensi teknis, tetapi juga penguatan mental dan wawasan kebangsaan. Prof. Ali berharap output dari diklat ini adalah lahirnya aparatur yang mampu menjawab tantangan zaman secara kolaboratif.
Menurutnya, penghargaan tertinggi bagi seorang abdi negara bukanlah materi yang diterima, melainkan sejauh mana ia mampu bertransformasi dan memberikan dampak positif bagi agama, bangsa, dan negara.
Melalui program ini, BDK Makassar berkomitmen penuh untuk memotivasi para penyuluh dan penghulu agar terus melahirkan terobosan dalam menjalankan tugas fungsinya. Dengan meningkatnya kompetensi para petugas di lapangan, diharapkan masyarakat dapat merasakan langsung kualitas pelayanan yang lebih profesional, humanis, dan inovatif.
Salama’ ki Ta pada Salama’
#bdkmakassarsiap#bdkmakassarmenujuzonaintegritas#bdkmakassarmenujuwbk#kemenag#siapberdampak